BataraNews.com – Tarik menarik kepentingan terhadap posisi Kepala Staf Presiden (KSP) pasca di lantiknya Luhut Panjaitan sebagai Menkopolhukam disikapi relawan fanatik Presiden Jokowi, Hendrik Sirait.

“Rangkap jabatan harus diakhiri karena melanggar UU. Kami memandang keberadaan KSP sangat diperlukan presiden untuk berhubungan langsung dengan rakyat. Kami menolak kalau digabung ke Seskab atau Sekneg,” ujar Hendrik Sirait, Sekjen Aliansi Masyarakat Sipil Untuk Indonesia Hebat (Almisbat) Jumat,(14/8).

“Jangan jauhkan Jokowi dengan rakyat dan para pendukung garis kerasnya. Jokowi harus selalu dekat dengan rakyat,” kata loyalis Jokowi ini.

Hendrik memastikan Almisbat dan elemen pendukung Jokowi lainnya mendukung agar KSP dipimpin oleh figur yang terbukti punya track record jelas dan sepenuh hati pasang badan untuk Jokowi.

“KSP harus di pimpin oleh loyalis, militan dan petarung. Pemerintahan ke depan akan menghadapi tantangan yg berat. Perlu sosok yang cerdas dan mau bekerja keras,” pungkas Hendrik.