29/09/2015 6:44 AM
Spread the love

BataraNews.com – Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, berjanji partainya tidak akan cuci tangan bila ada kader yang tersangkut kasus pidana.

“Kami tidak mau sebut-sebut oknum. Kalau ada anggota kami terkait tindakan tercela, partai akan bertanggung jawab,” jelas Paloh, usai membuka pembekalan caleg Partai Nasdem, dii Hotel Mercure, Ancol, Jakarta (Senin, 3/6).

Bahkan, bos Media Group itu juga berjanji untuk mengevaluasi keberadaan Partai Nasdem bila ada kadernya tersangkut korupsi.

“Tidak layak Partai Nasdem dipertahankan,” tegasnya lagi.

Selain itu, Surya Paloh mengungkapkan rencana Partai Nasdem untuk menempatkan diri sebagai partai oposisi bila tidak berhasil menjadi pemenang Pemilu 2014 atau cuma mendapat suara di bawah 10 persen. Menurut dia, Partai Nasdem bukan partai pragmatis.

“Kami tahu diri sebagai partai baru. Tidak sekadar mengejar 3,5 persen semata (suara minimal masuk parlemen). Tapi kami ingin mersetorasi bangsa ini,” katanya.

“Kami akan menjaga misi dan visi gerakan perubahan agar bisa tetap terjaga, walapun pemerintahan bukan di tangan Nasdem,” tambah dia.

Perlu diketahui, sebelum Nasdem menjadi partai, Paloh pernah berjanji bahwa Nasdem tak akan menjadi partai politik. Saat ini awal berdirinya Nasdem dideklarasikan sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas).