Sep 29, 2015

BataraNews.com – Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla hampir memasuki usia setahun. Duet Jokowi-JK diharapkan mampu memberi solusi persoalan klasik negeri ini, kini dihadapkan pada masalah melambatnya roda perekonomian dan anjloknya Nilai Tukar Rupiah terhadap Dollar AS. Persoalan kian bertambah kala Badan Pusat Statistik Nasional melansir jumlah data kemiskinan terbaru.

Di era kepemimpinan Jokowi – JK, jumlah masyarakat miskin semakin banyak. Jumlah penduduk miskin di Indonesia pada maret 2015 mecapai 28,59 juta Jiwa atau sebesar 11,22 persen.

Jika dibandingkan dengan jumlah Penduduk miskin pada September 2014, maka selama enam bulan tersebut terjadi kenaikan jumlah Penduduk Miskin sebesar 860.000 orang. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sendiri masih tenang saja dengan Angka Kemiskinan yang terjadi.

Kementerian Pertanian mengatakan bahwa itu sudah dapat dipastikan bahwa apabila harga beras naik dan lain lain, dan harga lain pun akan dipastikan mengikuti naik. Oleh Karena itu untuk menstabilkan harga pangan perlu dilakukan.

JK meyakini kendati dalam situasi sulit, angka kemiskinan dapat diturunkan. saya kita sesulit apa pun pasti masih bisa, menurutnya Produktivitas perlu ditingkatkan untuk mengatasi angka Penduduk Miskin. Jikalau sebab bertambahnya Kemiskinan Karena Harga Pangan Yakni dengan jalan meningkatkan Produktifitas dan mendorong harga turun. Ia tetap menyampaikan Optimisme walaupun sangat sulit.

Sejumlah Pihak bahkan sudah memprediksikan bahwa Angka kemiskinan akan sulit untuk diturunkan, Berikut prediksi dari Berbagai Politisi :

Jumlah Orang Miskin Makin Banyak

Mantan Staf Khusus Presiden SBY bidang Ekonomi, Firmansyah yakin bahwa kemiskinan era Jokowi akan meningkat. Pasalnya menurut data BPS pada Maret 2015 jumlah kemiskinan di Indonesia meningkat 10.96b persen hingga mencapai 11.22 persen.

Program Jokowi – JK banyak Yang Salah

Direktur Center For Budger Analys, Uchok Sky Khadafi mengatakan bahwa Saat Ini presiden Jokowi telah putus asa memimpin Indonesia. Uchok menganggap Program yang dijalankan Pemerintah ini banyak yang salah. Program Jokowi yang lebih memntingkan Infrasruktur justru menguntungkan Pihak Investor dan tak sesuan dengan yang dibutuhkan oleh Rakyar miskin.

Kemiskinan Belum Menjadi Perhatian

Menurut Firmansyah , saat ini Indonesia mengalami pengingkatan kemiskinan dikarenakan musim kemarau panjang atau EL Nino dank abut Asap akibat kebakaran Hutan. Maka Pemerintah harus segera mencari Cara agar fenomena EL Nino segera teratasi.

Penulis: Linda – Jurnalis Smeaker