Kepung Istana, Ini Tuntutan Para Buruh

Spread the love

BataraNews, Jakarta – Ribuan buruh yang tergabung dalam beberapa konfederasi Gerakan Buruh Indonesia Se-Jabodetabek mulai mendatangi kawasan Patung Kuda sebagai titik kumpul aksi demonstrasi.

Presiden KSPI, Said Iqbal, mengatakan ada delapan tuntutan buruh yang akan diajukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pertama, turunkan harga barang dan BBM. Hal ini dilakukan untuk mengembalikan daya beli masyarakat. Kedua, lindungi ratusan ribu buruh yang terancam PHK akibat melemahnya nilai rupiah terhadap dolar dan melambatnya perekonomian indonesia.

Ketiga, stop masuknya tenaga kerja asing sehingga lapangan kerja orang Indonesia menjadi berkurang. Empat, mengembalikan daya beli masyarakat termasuk buruh dengan cara menaikkan upah minimum tahun 2016 sebesar 22 persen.

“Tentu ini kompromi. Kalau dolar menguat rupiah makin melemah tentunya angka ini bisa direvisi,” katanya di kawasan Patung Kuda, Selasa (9/1/2015).

Kelima, lanjut Iqbal jalankan jaminan pensiun swasta sama dengan PNS,TNI dan Polri. “Tidak seperti sekarang ini hanya Rp300 ribu per bulan. Setelah 15 tahun ke depan tidak boleh ada diskriminasi kepada buruh,” tegasnya.

Keenam, sistem BPJS Kesehatan harus dihapus karena sistem tarif murah membuat rumah sakit swasta dan kliinik swasta tidak mau kerjasama akibatnya buruh mengalami down grade. Ketujuh, hapuskan sitem kerja outsourcing khususnya di BUMN.

Kedelapan, agar menegakkan keselamatan kerja khususnya buruh, juga meminta dihukum penjara pidana kepada pimpinan PT Mandom, Bekasi yang mengakibatkan 27 orang buruh meninggal.

“Sampai hari ini belum ada tindakan apapun. Kita minta pengadilan perburuhan disesuaikan dengan semangat cepat murah dan berkeadilan harus direvisi UU peradilan perburuhan,” tambahnya.

Menurut Iqbal, sebanyak 40 ribu buruh yang tergabung dalam GBI se-Jabodetabek ini akan melakukan longmarch dari Patung Kuda menuju Istana. “Di Istana beberapa menteri akan menerima kita, lalu kita ke Kemenkes siang hari dan setelahnya ke Kemenakertrans,” pungkasnya.