Tiga Tahun Anies Baswedan, PSI Catat 10 Poin Kemunduran DKI Jakarta

16 Okt 2020, 15:03:58 WIB Politik
Tiga Tahun Anies Baswedan, PSI Catat 10 Poin Kemunduran DKI Jakarta

Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta mencatat 10 poin kemunduran DKI Jakarta selama 3 tahun kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan.

Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Idris Ahmad mengatakan kemunduran yang mereka maksud berarti dua hal. “Pertama, kemunduran yang dinilai dari kondisi saat ini dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kedua, membandingkan apa yang telah dicapai dengan potensi yang dimiliki oleh Pemprov DKI,” ujar dia dalam konferensi pers daring pada Jumat, 16 Oktober 2020.

Menurut Idris, DKI Jakarta adalah provinsi yang memiliki anggaran jauh lebih besar dibandingkan wilayah lainnya. Sebagai Ibu Kota negara, Jakarta juga mendapat dukungan luar biasa dari pemerintah pusat. Idris menyebut jangan sampai anggaran, tenaga, dan waktu yang dimiliki Pemprov DKI terbuang sia-sia. “Karena keliru memilih prioritas dan salah kelola birokrasi,” ucap Idris.

Baca Lainnya :

Berikut adalah 10 poin kemunduran menurut PSI yang sudah Tempo rangkum:

1. Terlambatnya pembahasan anggaran

Menurut PSI, pembahasan rancangan APBD 2021 telah terlambat lebih dari 3 bulan sehingga saat ini hanya menyisakan waktu 1,5 bulan saja untuk membahas puluhan ribu mata anggaran. Menurut Idris, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2021 telah selesai diinput ke sistem e-budgeting

Idris khawatir pembahasan tersebut nantinya akan terburu-buru. “Sehingga banyak pos anggaran yang tidak sempat dibedah, lalu terjadi masalah hukum atau ketidakpuasan masyarakat di kemudian hari,” ucap dia.


Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 373.109
    Sembuh : 297.509
    Meninggal : 12.857
    Dirawat : 62.743

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan - mncTV


+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan - mncTV