Sri Mulyani Sebut Penjajahan Belanda Wariskan Utang dan Perekonomian Rusak

12 Okt 2020, 10:18:12 WIB Ekonomi
Sri Mulyani Sebut Penjajahan Belanda Wariskan Utang dan Perekonomian Rusak

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan sejak awal kemerdekaan hingga 75 tahun Indonesia merdeka, negara tidak selalu dalam situasi yang mudah secara ekonomi maupun keuangan.

Dari sisi ekonomi waktu kita merdeka, kita diberikan warisan Belanda tidak hanya perekonomian yang rusak, namun juga utang

dari pemerintahan kolonial," kata Sri Mulyani dalam Pembukaan Ekspo Profesi Keuangan secara virtual, Senin, 12 Oktober 2020.

Baca Lainnya :

Karena itu, kata dia, waktu pemerintah memulai menjadi negara Indonesia merdeka, secara keuangan tidak dengan neraca yang nol. Harta kekayaan yang ada, kata dia, juga rusak karena perang.

Selain itu, seluruh investasi yang sebelumnya dibutuhkan Belanda, kemudian dibebankan menjadi investasi pemerintah Indonesia atau menjadi utang. "Warisan US$ 1,13 miliar pada saat waktu itu GDP Indonesia masih sangat kecil," ujar Sri Mulyani.

Waktu mulai membangun Indonesia, kata dia, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sangat besar sehingga menciptakan tekanan yang luar biasa. Waktu itu, pembiayaan defisit APBN tidak bisa dilakukan melalui penjualan surat utang negara seperti sekarang. [SB]




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 404.048
    Sembuh : 329.778
    Meninggal : 13.701
    Dirawat : 60.569

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia



+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook