Polisi Papua Ringkus Dokter Gegara Patok Biaya Rapid Test Rp250 Ribu

23 Okt 2020, 11:05:22 WIB Hukum
Polisi Papua Ringkus Dokter Gegara Patok Biaya Rapid Test Rp250 Ribu

Tim Satuan tugas (Satgas) Saber pungli Provinsi Papua menangkap empat orang ASN (Aparatur Sipil Negara) tenaga kesehatan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT). Mereka diketahui mewajibkan penumpang pesawat melakukan rapid test COVID-19 dengan membayar biaya sebesar Rp250 ribu per orang, melebihi dari yang ditentukan pemerintah.

Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw, mengatakan OTT itu dipimpin langsung oleh Ketua Satgas Saber Pungli Papua, Kombes Pol. Alfred Papare. Ini atas pengaduan masyarakat tentang pungutan biaya rapid test yang sangat tinggi.

Baca Lainnya :

“Penangkapan empat tenaga medis ini merupakan tindak lanjut dari pengaduan masyarakat tentang penyelewengan tarif rapid test yang terlalu tinggi di Kantor Perwakilan Kabupaten Jayawijaya di Bandara Sentani,”kata Paulus Waterpauw kepada awak media di Mapolda Papua.

Paulus menuturkan, kronologis OTT tersebut di mana pada Rabu kemarin sekitar pukul 10.30 WIT, Tim Satgas tiba di Kantor Perwakilan Kabupaten Jayawijaya dan langsung melakukan Operasi Tangkap Tangan terhadap para petugas yang melayani penumpang tujuan Kabupaten Jayawijaya di Bandara Sentani.

“Setiap penumpang ke Wamena diwajibkan melakukan rapid test di kantor itu dengan membayar biaya sebesar Rp250 ribu,”ujar Paulus.

Ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah melaporkan hal tersebut kepada Saber Pungli, sehingga pihaknya dengan cepat melakukan langkah-langkah penegakan hukum.


Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 527.999
    Sembuh : 441.983
    Meninggal : 16.646
    Dirawat : 69.370

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia



+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia