Kudeta Myanmar Makin Seram, Aktivis-Biksu Diculik Malam Hari

13 Feb 2021, 14:25:15 WIB Internasional
Kudeta Myanmar Makin Seram, Aktivis-Biksu Diculik Malam Hari

Demo massa yang menentang kudeta Aung San Suu Kyi oleh militer Myanmar makin memanas. Di hari kedelapan unjuk rasa, ribuan massa kembali turun ke jalan di sejumlah kota besar seperti ibu kota Nypyitaw, Yangon dan Mandalay.

Melansir Reuters, unjuk rasa kali ini merupakan yang terbesar yang pernah terjadi sebelumnya. Massa dilaporkan makin marah ke junta karena aksi penculikan yang dilakukan ke banyak aktivis pro Suu Kyi.

"Hentikan penculikan di malam hari," kata seorang pengunjuk rasa di Yangon, Sabtu (13/2/2021).

Baca Lainnya :

Kantor hak asasi manusia untuk PBB mengatakan lebih dari 350 orang, termasuk pejabat, aktivis, biarawan, ditangkap sejak penahanan Suu Kyi 1 Februari lalu. Bahkan beberapa menghadapi tuntutan pidana dengan alasan yang dianggap dibuat-buat.

Sebuah video juga menyebar di negara itu yang menunjukkan bagaimana kritikus, termasuk seorang dokter, ditangkap pada malam hari oleh militer. Meme bertulskan "Malam kita tak aman lagi" dan "Militer Myanmar menculik di malam hari" beredar luas di media sosial.

Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik Myanmar menyuarakan keprihatinan. Banyak anggota keluarga aktivis tak memiliki akses kondisi aktivis yang diamankan militer.

"Ini bukan insiden yang terisolasi. Penggerebekan malam hari menargetkan suara-suara yang berbeda pendapat. Ini terjadi diseluruh negeri," kata lembaga itu dalam sebuah pernyataan.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 0
    Sembuh : 0
    Meninggal : 0
    Dirawat : 0

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan-toelf


+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan-toelf