Kontroversi Sains Harun Yahya, Penantang Teori Evolusi Darwin

12 Jan 2021, 10:42:43 WIB Teknologi
Kontroversi Sains Harun Yahya, Penantang Teori Evolusi Darwin

Pengadilan Turki menjatuhkan hukuman penjara lebih dari 1.000 tahun terhadap pemimpin penceramah dan pemimpin sekte Adnan Oktar alias Harun Yahya. Harun Yahya merupakan nama pena di bukunya 'Atlas of Creation' yang diciptakan buat menyangkal teori evolusi Charles Darwin.

Yahya dinyatakan bersalah atas 10 dakwaan terpisah, di antaranya pelecehan seksual terhadap anak, memimpin geng kriminal, pemerkosaan, pemerasan, penipuan, spionase politik dan militer, dan penyiksaan.

Yahya adalah sosok kontroversial. Dia diketahui menyiarkan ceramah tentang Islam sambil dikelilingi wanita berpakaian seksi yang dijuluki 'anak kucing'. Dalam sidang, Oktar mengaku memiliki 1.000 pacar dan memiliki 69.000 pil kontrasepsi di rumahnya.

Baca Lainnya :

Melansir The Guardian, Yahya juga sosok kontroversial dalam bidang sains. Buku Atlas of Creation menjadi pernyataannya bahwa tidak ada evolusi sebagaimana diklaim Darwin.

Sebagai seorang kreasionis, dia meyakini bahwa tumbuhan, hewan, manusia dan serangga tidak pernah mengalami evolusi apapun dan semuanya diciptakan dengan cara yang sama oleh Tuhan.

Untuk mempertegas klaimnya, Yahya bahkan menjanjikan uang triliun rupiah bagi siapa saya yang bisa menemukan fosil untuk membuktikan teori evolusi Darwin.

"Tidak ada fosil untuk membuktikan teori Darwin. Jika mereka dapat menunjukkan beberapa fosil, saya akan memberi mereka hadiah 10 triliun Lira Turki," ujar Yahya.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 882.418
    Sembuh : 718.696
    Meninggal : 25.484
    Dirawat : 138.238

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia



+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia