Jenderal POM TNI AD Akan Seret Prajurit ke Hukum Jika Nekat Berpolitik

28 Okt 2020, 19:33:49 WIB Hukum
Jenderal POM TNI AD Akan Seret Prajurit ke Hukum Jika Nekat Berpolitik

Angkatan Darat Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak akan main-main dalam memberikan tindakan tegas kepada prajurit yang terbukti terlibat langsung dalam politik praktis Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020.

Menurut Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat, Letnan Jenderal TNI Dodik Wijanarko, TNI AD memastikan akan menyeret siapa saja prajurit yang nekat berpolitik ke jalur hukum.

lakukan pelanggaran hukum pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2020," kata Letjen Dodik dilansir VIVA Militer, Rabu 28 Oktober 2020.

Baca Lainnya :

Ancaman proses hukum bagi prajurit TNI AD yang terlibat politik praktis dipastikan bukan cuma hisapan jempol belaka. Sebab, perintah ini disebutkan berasal dari pimpinan tertinggi TNI AD.

Bahkan, Puspomad telah menghadirkan pejabat utama di jajaran Puspomad untuk mensosialisasikan ancaman hukuman ini dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Polisi Militer TNI AD 2020.

Pada acara itu 15 Komandan Pom Daerah Operasi Militer, Komandan Pusat Pendidikan Pom Kodiklat TNI AD, Komandan Pom Kostrad, 45 Komandan Detasemen Pom, 3 Komandan Detaseman Pom Divif Kostrad dan Komandan Satuan Provost Mabes AD.  [SB]




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 543.975
    Sembuh : 454.879
    Meninggal : 17.081
    Dirawat : 72.015

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia



+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia