Epidemiolog Sebut Jokowi Keliru Jika Terapkan Karantina Mikro

29 Jan 2021, 06:30:39 WIB Kesehatan
Epidemiolog Sebut Jokowi Keliru Jika Terapkan Karantina Mikro

Epidemiolog Universitas Airlangga (Unair), Windhu Purnomo menilai pemerintah keliru jika memutuskan untuk lockdown atau karantina wilayah tingkat mikro di lingkup RT dan RW.

Respons itu dia sampaikan menyusul kemungkinan opsi karantina terbatas yang tengah dibahas Presiden Joko Widodo bersama jajarannya. Menurut Windhu, penerapan karantina mikro harus diikuti dengan cakupan level makro atau setingkat provinsi atau kepulauan.

Sebab, ia melanjutkan, cakupan testing Covid-19 di Indonesia masih rendah. Sehingga belum diketahui secara pasti sejauh mana level penularan virus corona di setiap RT ataupun RW.

Baca Lainnya :


"Karantina wilayah tingkat mikro itu keliru, karena tes kita rendah. Kalau mikro itu kita harus tahu persis mana yang negatif mana yang positif, yang bener itu karantina makro seperti Pulau Jawa-Bali, atau tingkat provinsi," kata Windhu saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (28/1).

Selain itu, Windhu mengingatkan pemerintah supaya memikirkan dengan matang penerapan opsi karantina terbatas tersebut.

Menurutnya, karantina wilayah itu tidak mesti dilakukan asalkan pemerintah bisa meningkatkan kemampuan penelusuran kontak erat (tracing) Covid-19.

"Yang penting adalah kita menemukan kasus sebanyak mungkin. Kalau kita tahu mana yang positif dia kan diisolasi, jadi tidak bergerak dan tidak menularkan, kita tidak perlu karantina wilayah," tutur Windhu.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 0
    Sembuh : 0
    Meninggal : 0
    Dirawat : 0

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan-toelf


+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan-toelf