Epidemiolog: Airlangga Tutupi Covid-19 karena Takut Dibully

20 Jan 2021, 06:30:31 WIB Metropolitan
Epidemiolog: Airlangga Tutupi Covid-19 karena Takut Dibully

Epidemiolog dari Universitas Indonesia Pandu Riono menilai, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto tidak mengungkap ketika dinyatakan positif covid-19 karena khawatir dirundung atau di-bully masyarakat. Terlebih Airlangga juga menjabat sebagai ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

"Termasuk karena dia ketua KPC dan PEN. Jadi mungkin ada kekhawatiran masyarakat mem-bully atau menstigma," kata Pandu kepada CNNIndonesia.com, Selasa (19/1).

Menurut dia, seharusnya pejabat publik bersikap terbuka ketika terpapar covid-19 untuk memudahkan tracing atau pelacakan sekaligus menjadi edukasi bagi masyarakat.

Baca Lainnya :

Sementara kasus yang dialami Airlangga, sambungnya, seolah semakin menunjukkan bahwa pasien covid-19 mengalami stigma. Hal itu seharusnya diluruskan oleh pejabat publik.

"Saya sangat kecewa sekali sama Pak Airlangga, karena dia tidak memanfaatkan sebagai pemimpin melakukan sikap yang positif dan membangun dalam penanganan pandemi," tuturnya.

Pandu menilai, sikap Airlangga yang tak terbuka juga jadi bukti bahwa pemerintah tidak menjalankan komunikasi publik yang baik dalam penanganan covid-19. Padahal menurutnya penyampaian informasi merupakan unsur penting dalam melawan pandemi.

Sedangkan yang dilakukan pemerintah saat ini, lanjut dia, seolah tak terkoordinasi. Ia khawatir pendekatan penanganan seperti ini justru berpotensi tidak efektif dan optimal.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 1.314.634
    Sembuh : 1.121.411
    Meninggal : 35.518
    Dirawat : 157.705

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan-toelf


+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan-toelf