Beredar Daftar BCL-Raffi Vaksin Perdana, Kemenkes Masih Bahas

08 Jan 2021, 16:33:08 WIB Hiburan
Beredar Daftar BCL-Raffi Vaksin Perdana, Kemenkes Masih Bahas

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan potongan slide yang beredar berupa presentasi yang memperlihatkan tabel tokoh hingga selebritas Tanah Air masuk penerima vaksin covid bulan ini masih dalam pembahasan sehingga tidak bisa jadi rujukan informasi. Sejumlah nama muncul mulai Presiden Jokowi hingga Bunga Citra Lestari (BCL) dan Raffi Ahmad dalam daftar di slide presentasi tersebut.

Juru Bicara Vaksin Covid-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menegaskan hingga saat ini pemerintah masih menggodok golongan orang yang bakal divaksinasi. Dia memastikan informasi yang beredar tersebut hoaks.

"Itu bukan rilis resmi Kementerian Kesehatan ya, dan informasi tersebut tidak dapat dijadikan rujukan," kata Nadia saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (8/1).

Baca Lainnya :

Nadia juga mengaku sampai saat ini pemerintah masih terus mengawal perizinan darurat vaksin atau emergency use authorization (EUA) yang nantinya bakal diterbitkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sebab, vaksinasi tidak akan dimulai sebelum BPOM mengeluarkan EUA tersebut.

"Pelaksanaan dan tokoh-tokoh yang akan mengikuti vaksinasi perdana masih dalam tahap pembahasan," imbuhnya.

Dihubungi terpisah, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Marsudi Syuhud yang namanya dicatut dalam tabel itu mengaku belum mendapat informasi resmi dari pemerintah terkait vaksinasi atas dirinya.

"Kalau secara resmi belum diberitahu, tapi saya bersedia divaksin memang. Sudah tahu jadwalnya, ya, mudah-mudahan nanti," kata Marsudi kepada CNNIndonesia.com, Jumat (8/1).

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 927.380
    Sembuh : 753.948
    Meninggal : 26.590
    Dirawat : 146.842

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia



+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook