Asa Ayah Korban Penembakan Cengkareng Tak Mau Bripka CS Dihukum Mati

27 Feb 2021, 09:19:00 WIB Hukum
Asa Ayah Korban Penembakan Cengkareng Tak Mau Bripka CS Dihukum Mati

"Jangan mati dibalas mati." Begitulah asa yang disampaikan ayah Fery Saut Simanjuntak yang menjadi korban penembakan Bripka CS.

Fery merupakan satu dari 4 korban penembakan oleh oknum anggota Polsek Kalideres itu di RM Cafe, Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar) pada Kamis (25/2) subuh lalu. Tiga orang tewas di tempat, termasuk Fery.

Penembakan itu bermula ketika pelaku menolak saat ditagih membayar minuman sebesar Rp 3,3 juta oleh pengelola kafe. Dalam kondisi mabuk, Bripka CS pun menembak empat orang.

Baca Lainnya :

Meski anaknya tewas di tangan Bripka CS, Mula Simanjuntak enggan nyawa dibalas dengan nyawa diterapkan untuk menghukum sang pembunuh. Dia meminta agar Bripka CS dihukum sepantasnya.

"Harapan saya, dihukum yang sepantasnya, jangan mati dibalas mati. Cemana bagusnya lah," ujar Mula saat ditemui di rumahnya di Jalan Perwira 1, Gang Asbes, Medan Timur, Jumat (26/2/2021).

Mula menuturkan, sang putra merupakan tulang punggung keluarganya. Dia mengaku baru mengetahui anak keempatnya meninggal dunia setelah diberi tahu pihak kepolisian.

"Dia salah satu tulang punggung kami lah pokoknya. Semalam saya tahu, dapat kabar dari Bapak Polisi. Dia (Fery) anak keempat dari 5 saudara," ungkap Mula.

Lanjutkan Membaca ke hal.2 >>




Sekilas Info

COVID-19 Indonesia Hari Ini

  • Positif : 1.583.182
    Sembuh : 1.431.892
    Meninggal : 42.906
    Dirawat : 108.384

Berita Populer

kanan - bataroster.com
Hosting Unlimited Indonesia

kanan-toelf
+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook