Resensi Film : Film Nyai Ahmad Dahlan, Potret Muslimah Teladan

Resensi Film : Film Nyai Ahmad Dahlan, Potret Muslimah Teladan

SHARE

BataraNews.com – Production house (PH) IRAS film mempersembahkan film sejarah nasional indonesia yang diberi judul Nyai Ahmad Dahlan.

Film ini terinspirasi dari kisah nyata Nyai walida istri Ahmad Dahlan yang diperankan olek Tika Bravani dan KH Ahmad Dahlan dalam film ini di perankan oleh David Chalik.

Gala Premier Nyai Ahmad Dahlan yang diadakan kemarin tanggal 19 Agustus 2017 ini di XXI epicentrum kuningan jakarta menuai pujian.

Rencananya film ini ditayangkan serempak di XXI bioskop indonesia pada tanggal 24 Agustus nanti. Harapannya, film sejarah kisah nyata ini dapat ditonton masyarakat indonesia sebagai tontonan yang bermutu. Film yang mengandung muatan religi yang berdurasi 1 jam 40 menit ini berhasil membawa penonton gala premier terpukau. Penonton hanyut bersama adegan yang diperankan dengan baik oleh Tika dan David.

Film ini menceritakan perjuangan KH. Ahmad Dahlan (David Chalik) menegakan agama Allah yaitu agama islam.

Perjuangannya untuk mendirikan yayasan pendidikan bernama MUHAMADIYAH, dengan kegigihan, perjuangan harta benda yang tidak sedikit mndapat cacian hinaan dari masyarakat yang belum faham dengan impian yang dimiliki oleh KH Ahmad Dahlan. Berkat dukungan sang istri tercinta yaitu Nyai Walidah, yayasan MUHAMADIYAH itu terbentuk.

Seperti kita ketahui nama MUHAMADIYAH sampai sekarang kita kenal adalah organisasi yang sangat besar yang dirikan di yogyakarta.

Di samping itu Nyai juga mendapat dukungan dari suaminya Ahmad Dahlan dalam memerangi kebodohan. Tekad nyai dlm mencerdaskan wanita untuk menuntut ilmu tidak memandang usia. Dari usia kanak-kanak sampai usia senja Nyai mengajarkan mereka mengaji, menulis dan membaca. Nyai ingin mendobrak tatanan adat yang dirasanya perlu mengalami revisi budaya. Karena saat berkembang budaya lama yang dalam bahasa jawa wanita hanya bisa manak, masak, macak. ( melahirkan, masak dan dandan)

Wanita harus bisa cerdas, karena sekolah yang terdekat bagj anak-anak di rumah adalah ibunya sendiri. Untuk itu Nyai mengajak semua wanita dari berbagai kalangan untuk belajar.

Untuk itu KH Ahmad Dahlan mendukung sepenuhnya ide istrinya di bentuk lah yayasan yg bernama AISYA.

Seperti kita ketahui Nyai dan Ahmad Dahlan  adalah pejuang nasional. Tidak hanya berjuang menegakan agama islam, namun mereka juga ikut dalam perjuangan membela indonesia dan mengalami juga kepahitan dijajah belanda dan jepang.

Film ini layak di tonton oleh masyarakat dari berbagai kalangan karena film ini juga banyak mengandung pesan-pesan universal sejarah kepahlawanan Indonesia.(wan)

Paket Umroh Murah