Tak Mampu Membayar Hutang, Nyonya Meneer dinyatakan Pailit

Tak Mampu Membayar Hutang, Nyonya Meneer dinyatakan Pailit

SHARE

BataraNews.com. SEMARANG – Kabar mengejutkan datang dari Pabrik jamu legendaris PT Nyonya Meneer (PT Njonja Meneer). Nyonya Meneer seperti dikabarkan laman Jawa Pos telah dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Kamis (3/8/2017). Majelis hakim yang dipimpin Nani Indrawati mengabulkan gugatan kreditur konkuren asal Turisari Kelurahan Palur Kabupaten Sukoharjo Hendrianto Bambang Santoso.

“Mengabulkan permohonan pemohon untuk seluruhnya dan menyatakan batal perjanjian perdamaian yang telah dilakukan serta menyatakan PT Nyonya Meneer dalam keadaan pailit,” kata Nani dalam amar putusannya.

PT Nyonya Meneer digugat pailit karena memiliki tumpukan utang pada sejumlah kreditur. Pada 8 Juni 2015, majelis hakim Pengadilan Niaga Semarang yang dipimpin Dwiarso Budi Santiarto menyatakan perjanjian perdamaian antara debitur dan 35 kreditur tentang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) pada 27 Mei 2015 telah sah. Tapi putusan Pengadilan Niaga ini digugat oleh salah satu krediturnya, Hendrianto, dan dikabulkan majelis hakim PN Semarang.

Usai sidang, kuasa hukum Hendrianto Bambang Santoso, Eka Windiarto menyampaikan, langkah selanjutnya, nasib para buruh harus diperjuangkan dan semua kreditur harus terjamin pembayarannya.(azk/jawapos)

Paket Umroh Murah