Lepas Tangan di kasus Puyuono, Koalisi Buruh Tarik Dukungan dari Gerindra &...

Lepas Tangan di kasus Puyuono, Koalisi Buruh Tarik Dukungan dari Gerindra & Prabowo

SHARE

BataraNews.com – Komentar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Puyuono, terkait PKI dan PDIP ternyata berbuntut panjang. Tak hanya menyangkut PDIP yang merasa dicemari nama baiknya.

Koalisi Buruh Bersatu Nasional (KSBN) juga menarik dukungan dari Partai Gerindra dan ketua umumnya, Prabowo Subianto, pada Pilpres 2019 nanti gara-gara masalah tersebut. Bukan tersinggung pada ucapan Puyuono, namun koalisi buruh menilai Gerindra dan Prabowo justru lepas tangan dari perkara itu.

KSBN merupakan aliansi dari Gabungan Serikat Buruh Mandiri Indonesia (GSBMI), Federasi Serikat Pekerja BUMN (FSP BUMN) Bersatu, FSPTN, Federasi Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (FSP BUN), Gabungan Solidaritas SerikatPekerja (GSPP), Federasi Serikat Pekerja (FSP) Mandiri, Federasi Serikat Buruh Tambang, Pengurus Asosiasi Petani Plasma Kelapa Sawit (APPKSI), Serikat Pengemudi Truk Nasional (SPTN), dan Federasi Serikat Buruh Perkapalan (FSB-Perkapalan).

Kordinator KSBN, Tri Sasono, mengatakan bahwa sikap itu diambil karena mereka menilai Prabowo Subianto bersama Partai Gerindra sama sekali tidak melakukan pembelaan terhadap Arief Puyuono, yang sudah dilaporkan ke polisi. Padahal Arief membela sang ketua umum, Prabowo Subianto.

Sikap KSBN ini juga merupakan reaksi dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, yang mengatakan bahwa apa yang dilontarkan oleh Arief Poyuono harus dipertanggung jawabkan secara pribadi. “Ya itu bukan urusan kita ya,” kata Fadli menanggapi oganisasi sayap PDI Perjuangan, Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM) yang mempolisikan Arief Puyuono.

Fadli bahkan memastikan bahwa Mahkamah Partai akan segera memanggil Arief untuk dimintai keterangannya. “Yang bersangkutan akan dipanggil terkait dengan pertanggungjawaban apa yang diucapkannya,” tukas Fadli.

Berikut sikap resmi KSBN.

Dengan Hormat,

Bersama ini kami dari Koalisi Buruh Bersatu Nasional menyatakan keprihatinan atas lepastangannya Gerindra terhadap polemik PDIP -Arief Poyuono. Dimana Arief Poyuono merupakan Tokoh Buruh yang Sangat kami andalkan dalam perjuangan kami selama ini, telah di Khianati oleh Partai Gerindra terkait Pernyataan Arief Poyuono yang membela marwah partai dan Ketua Umum Gerindra yang di kritik dan dibully oleh Sekjen PDI Perjuangan akibat pernyataan Prabowo di Cikeas yang mengatakan UU Pemilu adalah lelucon politik dan nipu rakyat.

Dengan ini kami sampaikan beberapa Hal:

1. Bahwa nyata benar Partai Gerindra tidak membela Tokoh Buruh kami yang selama ini selalu membela dan memperjuangkan kami.

2. Makin sangat jelas Partai Gerindra pun tidak melakukan advokasi kepada kawan-kawan buruh saat dikriminalisasi oleh pemerintahan Joko Widodo pada aksi tolak PP 78 Oktober 2015, hingga kawan-kawan kami menghadapi Persidangan. Dan Arief Poyuono justru banyak membantu dan mendukung untuk kebebasan kami, kawan-kawan kami di PN Jakarta Pusat.

3. Kami saat Pemilu 2014 dan Pilpres 2014 secara jelas dan nyata memberikan dukungan penuh pada Gerindra dan Prabowo dikarenakan himbauan dan konsolidasi yang dilakukan oleh Arief Poyuono. Dan mulai Hari ini dengan melihat ketidakberpihakan Prabowo dan Gerindra kepada Arief Poyuono selaku kawan kami dan pejuang kami, maka kami menarik semua dukungan dari Partai Gerindra Dan Prabowo.

4. Kami serukan pada kawan-kawan buruh seluruh Indonesia untuk tidak lagi mendukung dan memilih Gerindra dan Prabowo pada Pemilu 2019.

Demikian himbauan kami sampaikan kepada kawan-kawan buruh.

Hidup Buruh, Buruh Bersatu Cabut dukungan dari Gerindra Dan Prabowo

Tri Sasono
Kordinator KSBN

Paket Umroh Murah