Komentar Terkait Tuntutan Tim Jaksa Kepada Ahok

Komentar Terkait Tuntutan Tim Jaksa Kepada Ahok

SHARE

BataraNews.com – Komentar Dr. Eggi Sudjana, SH, MSi : terkait tuntutan Tim Jaksa kepada Ahok

Tuntutan 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun itu maknanya Ahok BEBAS tidak kena hukuman apapun kecuali selama 2 tahun kedepan Ahok melakukan kejahatan yang sama maka baru bisa di hukum yang 1 tahun tsb .

Ini sungguh tragedi penegakkan hukum di indonesia kepada penista agama sementara yurisprudensi setiap penista agama di tahan dan kemudian di penjarakan ! Makna lain nya karena ahok tidak dituntut maksimal 5 tahun maka ahok tidak di copot gubernurnya sampai dengan bulan oktober 2017.

Komentar Mursito, S.H. Hakim Ad-Hoc PHI:

Terlalu kasar Jaksa membuat akrobat hukum… Keadilan sudah Mati rasa (imun) …tapi Allah tidak tidur dan maha adil…

Komentar Djoko Edhi Abdurrahman, S.H., M.H. mantan anggota DPR RI :

JPU amatiran. Surat dakwaan dan tuntutan bertolak belakang. Di dakwaan, JPU mendakwa Ahok dengan Pasal 156 a huruf a (ancaman hukuman 5 tahun). Di tuntutan oleh JPU, Pasal 156 a tak terbukti, primernya. Tapi kata JPU yang terbukti adalah Pasal 156 (subsidernya).

JPU juga curang. Tuduhan dari Penyidik ada dua: melanggar pasal 156 a huruf a, dan pasal 28 UU ITE ujaran kebencian. Tak ada Pasal 156. Oleh JPU, pasal 28 UU ITE diganti dengan Pasal 156 (penistaan antar golongan). Kapan ada masalah antar golongan? Tak ada! Golongan apa dengan golongan apa? Ahok bukan golongan Pak Jaksa. Emang Syiah versus Sunny, atau Islam Gafatar versus Islam Agama. Gitu aja sampean repot. Ngaco berat. Kalau sudah terbukti pernyataan kebencian, ujarannya menjadi ujaran kebencian pada Pasal 28 UU ITE. Itu otomatis Pak Jaksa. Ayak-ayak wae.

JPU menuntut hukuman percobaan pula. Tak pernah ada ancaman hukuman blasphemi seperti itu sepanjang Indonesia merdeka.

Untuk menutupi rekayasa, dihadirkan jaksa yang jadi JPU di kasus Jessica agar publik percaya. Tetap distrust, pak bro. Busuk. Menghina intelektualitas hukum itu.

Pekan depan, Humprey Djemat minta vispraak alias bebas murni. Dan, majelis mengabulkannya. Selesai fiat justicia ruat coelloem. Luar biasa Ahok.

[BC by Adv. M. Junaedi, S.H.-085888456708-081281099130]

Paket Umroh Murah