Demi Persatuan Umat, Eka Gumilar siap serahkan jabatan ketua koperasi syariah 212

Demi Persatuan Umat, Eka Gumilar siap serahkan jabatan ketua koperasi syariah 212

3536
0
SHARE

BataraNews.com – Pada saat Grand Launching koperasi syariah 212 pada jumat lalu, tampak hadir para ulama, perwakilan ormas Islam seperti NU dan Muhammadiyah serta para ekonom untuk menyaksikan pengumuman berdirinya koperasi syariah 212 yang jauh hari sebelumnya telah digagas Eka Gumilar dengan membentuk kepengurusan inti koperasi dan kordinator wilayah secara nasional.

Namun, ada hal yang menjadi perbincangan menarik pada jumat lalu ketika Ust. Syafii Antonio mengumumkan berdirinya koperasi Syariah 212 dan mengumumkan dirinya sekaligus sebagai ketua Koperasi Syariah 212.

Lalu bagaimana status Eka Gumilar yang saat ini juga masih dianggap ketua umum oleh para anggotanya yang telah memilihnya menjadi ketua Koperasi Syariah 212 pada rapat pendirian tanggal 17 Desember 2016 lalu?

ittihad2Kita ketahui bersama,koperasi syariah 212 yang digagas eka sejak awal dan kemudian mewujudkannya dengan melakukan Musyawarah rapat pendirian koperasi tanggal 17 Desember di mesjid Al Ittihad lalu dihadiri oleh 1000 orang lebih dari perbagai pelosok Nusantara sudah secara musyawarah telah diakui keberadaanya.

Tentu musyawarah tersebut sudah menghasilkan keputusan penting dan terbentuknya kepengurusan dan mengamanahkan beberapa hal sebagai berikut :

1. ketua terpilih segera menyelesaikan legalitas.

2. melakukan rapat anggota pertama.

ittihad1Ketika ditemui di Tazkia, Eka mengatakan “saya hanya mencoba taat pada ulama dan Dewan ekonomi syariah. Gagasan saya ini sudah hampir menjadi kenyataan saja, sudah hal yang harus saya saya syukuri dan kawal.

Soal kesiapannya meletakan jabatan, Eka mengatakan “Dari awal saya katakan siap, hanya transisinya harus secara prosedur hukum yang baik sesuai UU Koperasi. Saya yakin Dewan Ekonomis Syariah 212 juga sudah sangat mengerti prosedur hukum tentang hal ini dimana jalannya koperasi ditentukan oleh  rapat anggota”Jelasnya.

Eka melanjutkan,” Apalagi Musyawarah di Al Ittihad dilaksanakan secara demokrasi, di mesjid yang suci, dan dilantunkan ayat Alquran sehingga  hasil musyawarah tersebut tidak boleh diabaikan begitu saja.”

Eka menyatakan “saya siap memimpin atau dipimpin untuk kebaikan umat. Kita harus jadi pribadi yang lebih sabar,jangan sampai dirasuki sikap sombong halus, merasa lebih dari orang lain…” Biarah rapat anggota nanti yang Menentukan.”

Eka mengingatittihad3kan,”jangan sampai kegagalan kebangkitan ekonomi dibidang ekonomi dan perbankkan Muslim dan lain lain terulang hanya gara-gara kurang adanya kepercayaan umat.

Jika Kita ingin revolusi ekonomi benar-benar terwujud maka kita harus siap juga melahirkan tokoh-tokoh baru dibidang ekonomi umat dan tidak hanya mengandalkan tokoh-tokoh yang sudah populer saja.

Kita dukung dan kawal para ulama kita dengan memperhatikan aspek hukum dan tata cara berkoperasi yang benar agar tidak memancing permasalahan baru ” tegas eka.

” Oleh karena itu, terang Eka, Kami menjadwalkan kembali Rapat anggota kedua Koperasi Syariah 212 hasil musyawarah tanggal 17 Desember 2016 yang akan dilaksanakan hari kamis tanggal 12 Januari 2017 mulai jam 8 pagi di Masjid Al -Ittihad.

Peserta utama yang hadir adalah yang terdaftar pada Musyawarah Al Ittihad yang pertama tanggal 17 Desember lalu.

Dalam rapat anggota nanti akan menentukan perubahan kepengurusan dan lain lain ” tutup Eka.(azk)

 

 

loading...