Sejarah Singapura dan Janji Ahok untuk Jakarta 2018

Sejarah Singapura dan Janji Ahok untuk Jakarta 2018

1147
0
SHARE

BataraNews.com – SINGAPURA merupakan tanah melayu yang justru kini rakyat melayu tinggal di pinggiran dan banyak yang hanya bisa ngontrak. Nasib tragis itu terjadi setelah orangtua mereka wafat, Mereka tidak mampu beli rumah akibat persaingan bisnis yang ketat.

Hubungan Lee Kuan Yee sangat dekat dengan para tokoh agama dan adat melayu. Seolah-olah mereka adalah bagian dari dia, dan dia bagian dari mereka.

Pencitraan Lee Kwan Yee

Lee begitu pandai meluluhkan hati warga Melayu. Dengan wajah seolah mengayomi masyarakat Melayu, hingga dibuat terpesona dengan kehadirannya diberbagai acara.

Senyum Lee tampak tulus kepada anak-anak muslim. Ia juga sering memberi santunan kepada anak-anak Melayu dengan bantuan blowup dari media-media pendukung.

Setelah berhasil menjadi penguasa seumur hidup di Singapura, menjelang akhir hayatnya dia mulai blak-blakan, anti Islam. Dia mengatakan semua agama dan suku bisa menyatu dan diterima di Singapura, kecuali Islam.

Belakangan ia menguak bahwa dirinya selain anti Islam, anti pula ras melayu, yang notabenenya adalah pribumi Singapura.

Dengan bangganya mengintervensi dan melanggar hak privasi warga negara, jika tidak melakukan itu maka Singapura tidak akan seperti sekarang, kata Lee.

Di sisa umurnya, Lee menegaskan tidak seorang pun bisa menyakitinya lebih besar sebagaimana Lee bisa menyakiti mereka. Lebih dari itu, Lee Kuan Yee nyatakan tidak mungkin non-cina memerintah Cina, yang ada Cina lah yang memerintah non-cina.

Populasi Penduduk RRC saat ini 1,3 Milyar orang  di banding Indonesia hanya 250 juta saja. Masa depan bangsa Indonesia bisa jadi ada di tangan anda, Jangan remehkan sumbangsih anda untuk anak-cucu yang nantinya bisa bernasib sama seperti muslim melayu, pribumi Singapura yang berhasil dikelabui, untuk dikuasai.

Ahok Janji Jadikan Jakarta Seperti Singapura Pada 2018

Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berjanji akan menjadikan Jakarta seperti Singapura dalam segi teknologi dan infrastruktur.
Ahok akan merealisasikannya pada 2018, bila terpilih kembali pada Pemilihan Kepala Daerah Jakarta 2017.

“2018 infrastruktur kita dan Singapura ya 11-12-lah. Karena Jakarta akan jadi tempat kreatif anak muda,” ucap Ahok di markas Tim Pemenangannya, Rumah Lembang, Jakarta Pusat, Kamis (8/12/2016).

Strategi Ahok membuat Jakarta serupa dengan Singapura adalah dengan cara memberi lapak untuk anak muda. Ahok berjanji akan mempermudah izin para pengusaha pemula yang ingin mengembangkan usaha.

“Kantor-kantor enggak akan kita persulit izinnya. Masa mau berkreativitas harus kita ribetin?” ujar Ahok.

Ahok juga berjanji akan memberikan WiFi gratis bagi warga DKI. Selain itu, penggunaan teknologi juga diaplikasikan dengan menerapkan ribuan CCTV di Jakarta. “Semua kita sediakan anak muda. Karena anak muda pusatnya teknologi. Saya ingin anak muda punya kesempatan,” terang Ahok.

Karena Ahok percaya penghasilan terbesar bukan dari tambang, melainkan kreativitas. Dia mencontohkan sejumlah perusahaan ternama dunia yang bergerak di bidang kreativitas dan teknologi. “Kalau tambang kan Jakarta enggak mungkin. Jadi kalau mau lihat Jakarta seperti Singapura 2018 ya kasih saya kesempatan,” tutur Ahok.(Pri)