Peruri Bantah Uang Rupiah Baru dicetak oleh Swasta

Peruri Bantah Uang Rupiah Baru dicetak oleh Swasta

580
0
SHARE
Sejumlah Netizen mempertanyakan desain yang mirip dengan uang China

BataraNews.com – Setelah terjadi polemik yang cukup ramai seputar siapa yang menyetak uang rupiah baru yang baru saja diperkenalkan ini, akhirnya Peruri buka suara.

Dalam laman tempo.co, Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) membantah kabar yang beredar di masyarakat, bahwa uang rupiah baru tahun emisi 2016 dicetak di Kudus oleh perusahaan swasta.

Head of Corporate Peruri Eddy Kurnia menegaskan uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang resmi diterbitkan Bank Indonesia pada Senin, 19 Desember lalu itu dicetak di Peruri Karawang. “Tidak benar cetak uang NKRI dicetak di Kudus. Uang NKRI dicetak di Peruri, Karawang,” ujar Eddy, dalam pesan tertulisnya Rabu, 21 Desember 2016.

Pernyataan Eddy tersebut menanggapi beredarnya informasi di media sosial yang mengatakan bahwa uang rupiah baru tidak dicetak oleh Peruri.

Eddy mengungkapkan sesuai dengan Undang-Undang Mata Uang Nomor 7 Tahun 2011 dan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2006, Bank Indonesia menugaskan Peruri untuk mencetak uang rupiah. “Bertahun-tahun hingga saat ini dan ke depan, Peruri selalu siap menjalankan tugas negara tersebut dengan tingkat pengamanan yang tinggi dan kualitas terbaik,” ujarnya.

Eddy menambahkan, dalam uang rupiah baru juga telah tercetak nama Peruri disertai tahun cetaknya yakni 2016. Sebagai contoh, pada uang rupiah nominal Rp 1.000 sisi belakang, atau yang terdapat gambar penari tercetak teks ‘Peruri TC 2016’ di bawah tulisan seribu rupiah. Begitu juga di uang pecahan lainnya. “Tulisan Peruri TC 2016 berada di posisi yang sama,” kata Eddy. (azk)