Gagal Capai Target, 40 Karyawan dihukum Makan Pare Mentah

Gagal Capai Target, 40 Karyawan dihukum Makan Pare Mentah

988
1
SHARE

BataraNews.com – 40 dari 100 karyawan perusahaan di China terpaksa mengunyah pare mentah karena gagal mencapai target penjualan produk perusahaan. Manajemen menganggap puluhan karyawan tersebut “malas”. Media lokal, People Daily melaporkan, 40 karyawan itu dipaksa mengunyah pare mentah di ruang rapat sambil berdiri dan disaksikan oleh rekan-rekan mereka.

Perusahaan yang memberikan hukuman tersebut adalah Korporasi Dekorasi Leshang di Chongqing, China. Gara-gara hukuman itu banyak karyawan yang lebih memilih keluar. Mereka tidak tahan dengan tekanan manajemen perusahaan yang mempermaulkan mereka. Selain itu, upah rendah juga menjadi salah satu pemicu mereka mengundurkan diri.

Salah satu karyawan mengatakan pada seorang wartawan bahwa itu pertama kalinya ia makan pare mentah dan menurutnya itu sulit untuk ditelan. “Saya tersendak saat memakan pare sialan itu, tapi saya harus berusaha untuk tidak mengeluarkannya dari mulut,” tambah karyawan lainnya.

Bukan hanya karyawan yang dihukum saja bahkan karyawan baru pun ikut keluar dari perusahaan karena tidak kuat dengan tekanan kerja. Bukan kali ini saja sebelumnya perusahaan tersebut juga pernah memberi hukuman yang “aneh” terhadap karyawan seperti push up, lari sprint, dan lompat jongkok di kantor.

Hukuman dari manajemen perusahaan memicu kritik dari pengguna sosia media di China. “Jika saya jadi mereka, saya akan berhenti segera. saya tidak akan memberikan waktu dan energi untuk berkerja pada sebuah perusahaan yang bahkan tidak menghormati karyawan mereka,” bunyi komentar salah satu pengguna sosial media Weibo.

Meski demikian ada juga pengguna media sosial yang menganggap hukuman tersebut positif. “Saya tidak keberatan makan pare pahit, itu lezat,” tulis seorang pengguna Weibo lainnya.

Ini bukan pertama kalinya sebuah perusahaan di China yang telah membuat hukuman aneh pada karyawan yang gagal memenuhi target di tempat kerja.

Bulan lalu, sebuah video yang beredar di sosial media menunjukan seorang staf di sebuah perusahaan dipukul dengan kayu diatas panggung selama sesi pelatihan. Alasannya, mereka melanggar aturan kerja.

Malang memang nasib mereka yang terkena hukuman namun sebagai karyawan hanya bisa menjalankan perintah atasan. Walaupun adanya peraturan di China yg mengatur tentang kerugian karyawan namun sepertinya perusahaan tidak terusik dengan peraturan tersebut.(jsh)

  • mau gak tuh cina brengsek indonesia dipulangin ke ayah kandungnya?