IMPEACHMENT: PELENGSERAN

IMPEACHMENT: PELENGSERAN

SHARE

BataraNews.com –¬†Doa berani dalam sejarah kepresidenan RI oleh Ustad Syafei amat luar biasa, mengisyaratkan perlunya impeachment terhadap presiden.

Kebetulan sekali Presiden RI kita menunjukkan ketidakmampuannya mengurus negara dengan puncaknya mengangkat menteri yang ternyata WNA; dan berindikasi kuat melakukan Kejahatan terhadap  Negara dengan puncaknya memperpanjang KK Freeport dan memasukkan jutaan buruh migran RRC.

Soekarno bisa dijatuhkn di SI-MPRS tanpa ketentuan tentang impeachment; cukup mengingat presiden dipilih oleh MPR. Sekalipun jatuh, tidak ada satu pun pelanggaran UU yang didakwakn kepada Soekarno, kecuali ditolaknya pidato pertanggung-jawabannya tentang Peristiwa 65. Soekarno sendiri menggugat alasan itu, karena tentang Peristiwa 65 itu tidak ada ketentuannya dalam Konstitusi. Impeachment terhadap Soekarno tidak jelas!

Soeharto mau mundur di depan SI-MPR sebagaimana direncanakannya dengan memberitahu DPR pada Jumat 22 Mei. Tapi ketika didesak oleh Bill Clinton tanggal 20 Mei malam itu, Soeharto menggunakan Tap MPR III/78 yang sudah disiapkannya, dengan mundur tanpa SI-MPR.

Sekalipun tanpa ada planggaran UU yang didakwakan, tetap saja Soekarno dan Soeharto bisa jatuh; yaitu oleh desakan masyarakat luas.

Demikian juga Gus Dur yang dijatuhkan oleh SI-MPR, karena isyu mau membubarkn DPR; ancaman mana tidak pernah diucapkan Gus Dur, melainkan disebarkan CIA karena si Gus menggoyang Freeport. Tak ada planggarn UU yang dituduhkan kepada Gus Dur.

Sedang Joko “Petruk” Oey bisa dijatuhkan karena melanggar banyak UU, antara lain UU tentang Kementerian Negara, KUHP tentang Kejahatan terhadap Negara (Pasal 104 s/d 129) dan Konstitusi. Yaitu dengan menggelar SI-MPR(S); tentu dengan membawa ribuan masa rakyat! (SBP)

Paket Umroh Murah