GRATIFIKASI KPK…

GRATIFIKASI KPK…

SHARE

BataraNews.com – Sewaktu kecil, Ibu punya kebiasaan MEMBAGI OLEH-OLEH  jika pulang dari PERJALANAN ke LUAR KOTA kepada TETANGGA-TETANGGA sebelah rumah; semisal BAKPIA Yogya. Juga kalo ada OLEH-OLEH TAMU dari LUAR KOTA, Atau kebetulan sedang PANEN Rambutan atau Mangga juga kita BAGI-BAGI; tanpa maksud apapun, selain karena kebiasaan SENANG BERBAGI.

 
Atau Mungkin juga sekedar sebagai ungkapan TERIMKASIH karena telah menjadi TETANGGA yg BAIK selama ini dan selanjutnya. KEBIASAAN berterima-kasih juga bisa disampaikan lewat PARCEL atau BINGKISAN ala KADARNYA kepada SIAPA SAJA, termasuk PEGAWAI NEGERI; karena pernah MEMBANTU. Sesuatu yang WAJAR dan TAK BERLEBIHAN; bagian dari BUDAYA KITA yang suka TOLONG-MENOLONG!
Hatta, di halaman 7 harian milik Om Pasikom hari ini ada IKLAN KPK yg MENGGELIKAN. Terserah mau dibaca apa KPK, boleh juga Komisi PERLINDUNGAN Korupsi. KPK MELARANG GRATIFIKASI atau HADIAH, termasuk PARCEL atau BINGKISAN. Seharusnya KPK menyebutkan NILAI GRATIFIKASI, yang masuk KATEGORI KORUPSI. Kalo TIDAK, maka BUDAYA suka BERBAGI, TOLONG-MENOLONG dan GOTONG-ROYONG ikut RUSAK..!
LUCUNYA, IKLAN KPK TIDAK MENYEBUT DASAR HUKUMNYA. Bahkan disebut-sebut tentang PERMINTAAN THR dalam rangka HARI RAYA. Kalau semua KARYAWAN MENDAPAT THR atau GAJI ke 13, maka tidak ada ALASAN untuk MEMINTA-MINTANYA.

Ternyata IKLAN itu cuma PERMINTAAN agar MELAPORKAN adanya KASUS GRATIFIKASI kepada KPK.
Yang MENGGELIKAN, KPK peduli GRATIFIKASI, tapi TIDAK PEDULI SUAP! SUAP inilah yang DEKAT dengan KORUPSI. Dan Kasus SUAP, yang DILAPORKAN dan YANG TIDAK, sudah BUKAN RAHASIA; dimana PELAKU-PELAKU UTAMANYA adalah Mafia-Mafia CINA.

REKENING GENDUT PETINGGI-PETINGGI POLRI, PILKADA, bahkan PILPRES dan MASUK AMN, SESKOAD, PTIK dan lain-lain ADA SUAPNYA! Juga SUAP kepada GARENG-Ahok oleh para PENGEMBANG dalam Proyek JALAN INSPEKSI, JALUR HIJAU dan lain-lain lewat PENGGUSURAN Rumah-rumah Warga; dan SUAP dalam Proyek-proyek REKLAMASI Pantai Jakarta. Di mana KPK? (SBP)

Paket Umroh Murah