Ahokers Terus Mainkan ‘Kill the Messenger’, Prof.Romli dimatikan Karakternya

Ahokers Terus Mainkan ‘Kill the Messenger’, Prof.Romli dimatikan Karakternya

SHARE

BataraNews.com - Ahokers saat ini sedang gencar mem-viralkan berita Prof. Romli Atmasasmita adalah mantan koruptor. Kenapa mereka lakukan itu? Karena mereka gerah, Ahok semakin tersudut dgn kasus RSSW meskipun KPK menyatakan pendapatnya (sementara) bahwa Ahok bersih. Mereka gerah dan takut akan rencana prof Romli mengumpulkan 350 ahli hukum untuk membantu KPK ‘menjerat’ Ahok.

Merasa tidak akan mampu melawan logika hukum yang diperjuangkan prof Romli, maka mereka lakukan teori ‘kill the messenger’. Tidak perlu membantah substansinya, cukup ‘bunuh karakter si pembawa pesan’. Maka ramai-ramailah Ahokers ‘membully’ prof Romli. Bahkan ada yg semangat membuat berita seperti di link jokower-ahoker ini  : Profesor Penyerang Ahok ini Ternyata Mantan Koruptor! 

Dengan menyebut prof. Romli sebagai mantan koruptor maka tentu saja mereka harapkan kredibilitas data dan fakta yang mungkin akan disampaikan oleh prof. Romli dan team ke KPK nanti menjadi ‘layak dicurigai’. Sederhananya, ‘masa percaya sama koruptor’, kira-kira begitu maksud pembunuhan karakter ini.

Tapi seperti apa sebenarnya kasus hukum yang pernah dituduhkan ke prof Romli ini? Apakah benar beliau adalah seorang koruptor? Maka jawabannya adalah TIDAK. Ini bukan jawaban dari saya pribadi lho ya, tapi dari Mahkamah Agung.

Penting untuk diketahui. Bahwa status hukum prof Romli itu bersih. Benar pernah divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri dan Tinggi Jakarta, namun MA, melalui kasasi yang diajukan prof. Romli, memvonisnya lepas dan bebas dari segala tuduhan.berikut linknya : http://nasional.kompas.comread/2010/12/23/08540553/MA.Bebaskan.Romli.

(rifat/aktivis)

Paket Umroh Murah
  • sesuai putusan MA, beliau terbukti tidak bersalah sesuai kasasi yang beliau ajukan. pada 21 Desember 2010, MA membebaskannya. Bahkan Proyek Sisminbakum di mana Prof Yusril pun pernah di tuduh terlibat dinyatakan tidak bermasalah, tak ada tipikor termasuk kerugian negara. for your information nih ya mas..hehe Kasus ini ditutup 31 Mei 2012. sip clear…semoga gak ada kesalahpahaman lagi, maupun penggiringan opini yang gak berdasar, emang KECEBONG paling doyan fitnah lawan-lawan junjungan nabi-nya si KODOK & SI TAIK, BHUAHAHAHA :v

  • Coba itu Ahok diperiksa..!