Anak Anda termasuk Jenius ? Ini ciri-cirinya

Anak Anda termasuk Jenius ? Ini ciri-cirinya

772
0
SHARE

BataraNews.com - Memiliki anak cerdas dan jenius merupakan dambaan setiap orang tua. Namun tidak semua orang tua tahu kalau anaknya memilik bakat jenius sehingga banyak anak-anak yang potensinya tidak keluar akibat kesalahan didik orang tua.

Dibawah ini ciri-ciri anak jenius yang perlu orang tua ketahui agar bisa mengarahkan bakat mereka yang luar biasa.

dikutip dari laman gudangkesehatan.com, ada 7 ciri anak anda termasuk jenius , yaitu :

1. Banyak Bertanya

Pertanyaan selalu timbul dibenaknya, karena anak jenius selalu ingin tau mendetail tentang suatu informasi sebelum dia serap dan diterapkan pada otaknya. Apa? Dimana? Bagaimana? Mengapa? Darimana? Kapan? Pertanyaan-pertanyaan itu akan keluar dimulut anak jenius setiap harinya. Namun biasanya walau hanya bertanya, mereka tidak membuang informasi begitu saja, terkadang mereka mencoba hal-hal baru untuk membuktikan informasi yang telah didapat.

2. Daya Ingat yang Kuat

Daya ingat adalah hal yang diinginkan oleh setiap orang, bahkan pada orang dewasa sering menggunakan catetan untuk mengingat sesuatu. Ajaibnya pada seorang anak jenius, dapat menyimpan beribu informasi dalam ingatannya, inilah sebabnya ketika anak bertanya anda diharuskan menjawab hingga detail. Karena pertanyaan apapun itu walau dirasa tidak berbobot sangat berpengaruh pada pengembangan otak anak. Apa anda merasa kejadian dimasa kecil sangat tidak bisa dilupakan? Inilah tanda-tanda kepintaran diusia dini. semakin berumur, fungsi otak semakin melemah, untuk mengingat kejadian kemarin juga terkadang susah. Maka jangan sia-siakan masa aktif anak anda.

3. Memilik daya Konsentrasi yang kuat

Ciri khas anak-anak adalah susah berkonsentrasi ketika mengerjakan suatu pekerjaan. Contohnya ketika anak anda mengerjakan pekerjaan rumah disaat yang sama ada temannya yang menghampiri, biasanya sangat susah untuk seorang anak untuk menolak bermain. Yang terjadi malah anak bermain dengan temannya dan pekerjaannya ditinggalkan. Tapi tidak seperti itu untuk anak jenius, anak jenius sudah bisa membedakan mana prioritasnya. Hal ini harus diterapkan sejak dini lho. Karena akan menjadi kebiasaan sampai usia remaja, bahkan hingga tua.

4. Pintar Berimajinasi

Pernah melihat anak anda berbicara sendiri? Jika iya, bukan berarti dia gila. Jangan pernah beranggap anak anda kelainan jiwa, karena hal ini sangat normal. 85% anak memiliki teman imajinasi. Inilah salah satu ciri anak anda jenius yaitu imajinasi yang sangat kuat. Tidak aneh, bila dia tidak pernah merasakan kesepian, karena dia membuat teman khusus di fikirannya. Selain teman imajinasi, anak jenius bisa membayangkan suatu rencana sebelum di realisasikan. Seperti orang dewasa, bukan?

5. Berfikir Lebih Cepat

Berfikir lebih cepat dan awal di banding dengan teman-temannya, seperti merencanakan sesuatu namun belum ketemu solusinya, jika anak anda mengeluarkan gagasan atau ide lebih cepat dari teman-temannya dengan ide yang terbilang cemerlang, berarti itu tanda anak anda jenius. Karena, daya serap informasi menuju ke proses berfikir terjadi lebih cepat dibanding dengan anak lainnya. Hal ini, harus anda banggakan karena siapa tau suatu saat nanti anak anda menjadi seorang konsultan, manajer atau orang yang dapat dipercayai oleh orang lain dengan ide-ide cemerlangnya.

6. Memiliki Kosakata yang Banyak

Menurut NAGC, seorang balita yang sudah mampu berbicara, selalu berusaha menggunakan kata inti saja. Misal ” ada gelas” untuk anak jenius, biasanya dia menggunakan kalimat yang lebih panjang dan mendetail, seperti “ada gelas warna hijau, terisi oleh air kopi sebanyak 70% dari ukuran gelas tersebut”. Kenapa tidak? Ajarkan anak anda dengan kalimat-kalimat seperti persen, diameter, debet, kredit sejak dini. Agar ketika masuk sekolah, otaknya tidak kaget, selain itu kosakatanya pun sangat lebih kaya dibanding dengan anak normal yang lainnya.

7. Senang mendongeng

Hal ini berkesinambungan dengan otak balita yang cepat menangkap sesuatu yang diliatnya, dan cepat menyerap sebuah informasi. Sehingga ketika ada waktu untuk bercerita, dia selalu menceritakan kembali hal-hal yang sudah terjadi, lengkap dengan warna, tekstur, suara, tempat dan lain sebagainya. Bunda yang menemukan balita yang sudah dapat menceritakan hal seperti ini, segerakan untuk memberi banyak buku, bukan untuk menuntut baca. Tapi kenalkan anak anda, pada buku-buku. Agar ketika tumbuh dewasa, anak anda memiliki sebuah talenta khusus.

loading...