Sentilan Denny Siregar: Selamat Pagi, Mas Ibas, Enak Kopi Pagi Ini?

Sentilan Denny Siregar: Selamat Pagi, Mas Ibas, Enak Kopi Pagi Ini?

SHARE
Edhie Baskoro Yudhoyono (Foto: Iklan Kampanye Partai Demokrat)

BataraNews.com – Sentilan pagi pengamat media sosial, Denny Siregar ini menarik disimak. Dengan bahasa yang ringan, Denny menawarkan sebuah tulisan dengan tema berat, tetapi dengan suguhan santai.

Tulisan Denny terkait putra mantan penguasa Negeri ini. Ya, Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas, putra bungsu Susilo Bambang yudhoyono (SBY).

Berikut tulisan Denny selengkapnya:

Selamat pagi, mas Ibas. Enak kopinya pagi ini?

Ah, tentu sudah tidak enak lagi. Rasanya pahit-pahit asam. Apalagi kalau membaca koran dimana nama mas Ibas disebut2 di pengadilan sebagai si Pangeran.

Memang sudah tidak bisa sembunyi lagi dibalik punggung bapak kalau begini. Karena pertanggung-jawaban sudah sendiri sendiri. Mereka yang di penjara seperti Anas dan Nazaruddin juga Angelina tidak mau dipenjara sendirian, mereka ingin ngajak temannya berkumpul lagi bersama2 seperti dulu.

Tapi lihatlah dulu sisi baiknya. Seandainya-pun hakim nanti memutuskan mas Ibas ternyata teribat dalam semua kegiatan mereka, dan jika akhirnya mas Ibas di penjara, mungkin ini waktu yang tepat untuk silaturahmi dengan mereka. Silaturahmi itu baik, karena bisa meluruhkan dosa2. Begitu kata hadis yang saya tahu.

Selama inikan hubungan kalian tegang, saling menyalahkan, saling lempar batu sembunyi tangan, saling mencakar dan menampar.. Plak ! Awwww.. Mungkin Tuhan sedang menyiapkan skenario dimana nanti kalian semua bisa berpelukan dan saling bergenggam tangan. Oh so sweet… *emoticon cinta*

Siap2 dengan dana cadangan, karena pada waktu2 seperti sekarang ini akan banyak kumbang di mengitari mawar. Para pengacara, para penegak hukum, para politisi, para hakim dan jaksa, mereka semua ingin kebagian rejeki yang besar. Bagi-bagilah, masa dimakan sendiri semuanya.

Tenang saja, bisa kok nanti pesen seragam lengan panjang disana seperti kesukaan mas. Gaya mas itu akan menjadi trendsetter sendiri dan akan banyak diikuti. Mungkin pas orang2 berkunjung kesana, mereka kaget kok semua yg di penjara berlengan panjang termasuk sipir dan kepala lapas ? “Ini model pangeran..” Begitu mungkin jawab mereka. Coba dikembangkan mas, di ujung lengan kasih renda bunga2, minta saran ke Ivan Gunawan.

Disanapun hobi menanam pohon pasti akan tersalurkan. Setiap ada kejadian di negeri ini, tanam pohon saja. Lama2 penjara isinya pohon semua. Kan sejuk jadinya. Ohya, jangan lupa. Biru-kan semua penjara mulai seragam sampe segayung-gayungnya. Sekalian kampanye pilpres berikutnya.

Kalaupun akhirnya mas ibas lolos dari semua tuduhan, saya pasti akan angkat jempol saya yang sebelah kanan ( yang kiri buat cebok ). Anda top, benar2 layak menyandang gelar Pangeran, seorang yang sangat licin..

Mungkin bisalah saya sejajarkan dengan Setya Novanto, yang sulit sekali direngkuh dan bisa memainkan pion2 untuk melindungi posisi. Kan banyak yang setia kepada anda, semua hanyalah masalah uang, uang lagi2 uang.. Lah, kok jadi kayak lagu ya.

Tenang saja mas, ini masih era transisi. Masih banyak yang bisa di beli. Penuhi nafsu mereka, maka mereka akan memenuhi apapun nafsu si pemberi. Mudah, kan ? Ini dunia mas, duniaaa…

Hati2 dengan gaya pakde Jokowi ya mas. Ini saya coba ingatkan. Jangan serang pakde dalam situasi begini sebagai pengalih isu. Pakde itu pintar, sekali dia liat ada bola panas ke arahnya, dia bisa kembalikan berlipat2 yang membuat mas terguling2 sehingga sulit membedakan mana tangan dan mana kaki.

Sudah banyak yang mencoba begitu mulai BG sampe Riza Chalid, semua jatuh berurutan. Sssst, dengar2 mata pakde itu bisa keluarkan petir lho mas, itu yang dulu buat crane jatuh di Saudi. Ini dengar2 lho… Meski belum pasti, tetap hati2 mas, aku sayang kamu.. ( Lho ? )

Yang terakhir mas, sambil nyeruput secangkir kopi, saya ingin berikan sebuah peribahasa, “ada uang pangeran disayang, ga ada uang bokek namanya..”

Tahu kan artinya mas ? Gak tahu ? Mas ibas gak pernah bokek sihhh, payah… Saya pernah mas, sering malah…

Pagi, mas ibas.. Silahkan seruput kopinya.

Paket Umroh Murah