Selain Bisnis Minyak, Inilah Daftar Perusahaan-perusahaan Riza Chalid

Selain Bisnis Minyak, Inilah Daftar Perusahaan-perusahaan Riza Chalid

SHARE

BataraNews.com – Sebelum kasus permintaan saham Freeport mencuat yang melibatkan Ketua DPR Setya Novanto, tak banyak orang mengenal nama Muhammad Riza Chalid. Walaupun sebenarnya ia banyak disebut-sebut sebagai pengusaha minyak yang terkait dengan Petral.

Bahkan Rizal Ramli dalam bukunya ‘Menentukan Jalan Baru Indonesia‘ (April 2009) menyebut Riza Chalid atau Reza Chalid sebagai Teo Dollars yang pendapatan perharinya USD 600 ribu. Tak hanya itu, George Aditjondro dalam buku Cikeas Makin Menggurita juga menyebut nama Riza Chalid.

Nama Riza Chalid berada di urutan ke 88 dalam 150 Richest Indonesian versi Globe Asia yang kekayaannya ditaksir US$ 415 Juta lewat perusahaan Global Energy Resources. Walaupun banyak pihak yang mengungkapkan bahwa kekayaannya sebenarnya jauh lebih besar dari jumlah tersebut dan namanya layak masuk di daftar orang terkaya di Indonesia.

Peran Riza Chalid Di Permintaan Saham Freeport

“Dua kali bertemu Riza, dia pintar bicara, selalu berupaya membuat orang lain senang dan ingin menunjukkan eksistensi dirinya,” ungkap Maroef Sjamsoeddin saat bersaksi di Mahkamah Kehormatan Dewan, Kamis (3/12/2015) saat menjelaskan tentang Riza Chalid.

Dalam penjelasannya Ma’roef Sjamsoeddin juga mengungkapkan bahwa pengusaha Riza Chalid-lah yang berbicara tentang permintaan 11 persen saham Freeport untuk Presiden dan 9 persen untuk Wakil Presiden.

Ma’roef sendiri sebelumnya tidak mengenal Riza Chalid. Ia baru mengenalnya setelah Setya Novanto mengajak Riza Chalid untuk bertemu dengan dirinya.

Perusahaan-Perusahaan Riza Chalid

Sebenarnya nama Riza Chalid telah banyak disebut-sebut sebagai pengusaha minyak yang ada di Singapura. Ia memiliki kepiawaian untuk mengurusi tender-tender pengadaan minyak. Reza disebut-sebut mengatur impor migas sehingga perusahaannya Global Energy Resources menjadi pemasok pengadaan minyak mentah untuk Pertamina, lewat anak perusahaannya PETRAL (Pertamina Energy Trading Limited).

Perusahaan-perusahaan Riza Chalid disebutkan dalam buku Jojok S Putra, Mafia Migas di Dapur Cikeas. Dalam buku tersebut disebutkan bahwa beberapa perusahaan milik Riza Chalid diantaranya Supreme Energy, Orion Oil, Paramount Petro, Straits Oil dan Cosmic Petroleum. Semua perusahaan ini berbasis di Singapura dan terdaftar di Virgin Island yang dikenal sebagai wilayah bebas pajak.

Perusahaan lain yang dimiliki Reza Chalid adalah Pacific Place, sebuah mal elit di jantung Jakarta. Tak berhenti hingga disitu, perusahaannya juga merambah sektor properti, konsesi beberapa tambang dan perkebunan besar serta memiliki saham di maskapai Air Asia Indonesia, lewat PT Fersindo Nusaperkasa. Fersindo Nusaperkasa bersama AirAsia sempat dikabarkan akan mengakuisisi PT Metro Batavia yang mengoperasikan Batavia Air (Metro Batavia) dan Aero Flyer Institute (AFI) tetapi urung dilakukan.

Globe Asia sendiri mendeskripsikan Reza Chalid sebagai pengusaha yang low-profile. Ia juga memiliki KidZania Indonesia yang merupakan “edutainment” yang berada di Pacific Place mall yang juga menjadi kepunyaannya. Selain itu, ia juga memiliki bisnis sekolah Al Jabr School yang merupakan sekolah islam bilingual berstandar international.

Paket Umroh Murah